Sekolah Rakyat Permanen Hadir di Kebumen, 2.500 Anak Keluarga Kurang Mampu Berpeluang Belajar
Sekolah Rakyat Permanen Hadir di Kebumen, 2.500 Anak Keluarga Kurang Mampu Berpeluang Belajar
Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan. Namun, bagi sebagian keluarga, keterbatasan ekonomi masih menjadi hambatan untuk memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kebumen terus memperjuangkan hadirnya Sekolah Rakyat Permanen. Upaya tersebut kembali dibahas dalam audiensi Bupati Kebumen Lilis Nuryani dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, Robben Rico, Kamis (6/8/2026).
Pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kebumen ditargetkan mulai pada Oktober 2026. Sekolah tersebut akan dibangun di Desa Nogoraji, Kecamatan Buayan. Kabar baiknya, daya tampung sekolah meningkat dari rencana awal sekitar 1.080 siswa menjadi 2.500 siswa, sehingga lebih banyak anak dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh kesempatan belajar.
Selain itu, Kementerian Sosial juga menyiapkan kuota khusus bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat, sehingga dukungan yang diberikan tidak hanya untuk pendidikan anak, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Langkah ini menjadi harapan agar semakin banyak anak di Kebumen dapat mengenyam pendidikan dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.
