Grebeg Sura Merti Jagad Kabumian 2026, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Kebumen
Grebeg Sura Merti Jagad Kabumian 2026, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Kebumen
Merawat budaya dan ungkapan rasa syukur menjadi makna dalam Grebeg Sura Merti Jagad Kabumian Tahun 2026 yang digelar di Alun-alun Pancasila Kebumen, Selasa (16/6/2026), dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas berbagai nikmat, keselamatan, dan keberkahan yang telah diterima masyarakat Kebumen. Tahun baru hijriyah juga dimaknai untuk melakukan refleksi dan memanjatkan doa agar daerah dan masyarakat senantiasa diberikan kemajuan dan kesejahteraan.
Selain menjadi sarana spiritual, Grebeg Sura Merti Jagad Kabumian juga menjadi upaya melestarikan budaya dan tradisi yang telah diwariskan oleh para leluhur. Kirab budaya yang menampilkan berbagai unsur kesenian dan kearifan lokal menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga identitas budaya Kebumen agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda.
Puncak acara ditandai dengan grebeg gunungan yang melambangkan kemakmuran, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk terus merawat budaya daerah, memperkuat gotong royong, serta menjadikan rasa syukur sebagai landasan dalam membangun kehidupan yang harmonis dan berbudaya.
